Jumat, 09 Maret 2012

BAHASA PANOMA


AFIKASI
Dalam bahasa panoma terdapat sejumlah imbuhan.Imbuhan-imbuhan itu dapat berupa awalan (prefiks),sisipan (infiks),dan akhiran (sufiks).Pendistribusian awalan pada morfem kata dasar bahasa panoma,bila di lihat dari segi fungsi,di samping mengubah kelas menjadi kelas kata lain juga sebagai penghormatan (honorifik),seperti berikut:
       A.     awalan
[ra-]                 -           /koni/   ‘makan’           /rakoni/            ‘silakan   makan’
[a-]                   -           /jore/    ‘tidur’              /ajore/              ‘silakan tidur’
[nda-]              -           /inu/     ‘minum’           /ndainu/           ‘silakan minum’
[ndi-]               -           /inu/     ‘minum’           /ndiinu/            ‘silakan minum’
[na-]                 -           /done/  ‘dengar’           /panadone/       ‘silakan dengar’


Untuk membedakan ndainu dengan ndiinu adalah sebagai berikut:
-ndainu untuk menyatakan laki-laki,sedangkan ndiinu untuk menyatakan perempuan
-ndainu dan ndiinu untuk menyatakan kata sifat dan kerja
-ndainu dan ndaiinu di gunakan untuk keterangan waktu


        B.     akhiran
[-ti]                  -           /jua/     ‘sakit’  …….. …/juati/               ‘sakiti’
[-wi]                -           /kau/    ‘tudung’ ………/kauwi/             ‘tudungi’
[-ri]                  -           /wuwu/ ‘hambur’ ……../wuwuri/     ‘hamburkan’
[-raka]              -           /tonda/ ‘ikut’   ………./tondaraka/  ‘ikut cepat’

struktur suku kata


Menurut KBBI,suku kata adalah adalah struktur yang terjadi dari satu atau urutan fonem yang merupakan bagian kata setiap suku kata ditandai dengan vokal(diftong)
a. jika di tengah kata terdapat dua vokal berurutan (selain diftong) pemisahan dilakukan di antara dua vokal tersebut
b. jika di tengah terdapat konsonan di antara dua voakal pemisahan dilakukan sebelum konsonan tersebut
c.jika di tengah kata terdapat dua konsonan atau lebih pemisahan dilakukan sebelumkonsonan pertama
d.imbuhan dan partikel yang biasanya ditulis serangkai dengan kata dasar pada penyukuan dipisahkan

1. V : a-kan
2. VK :an-dal
3. KV :ra-jut
4. KVK :ram-but
5.KKV :sas-tra
6.KKVK :trak-tor
7.KVKK :teks,pers
8.KKKV :stra-ta
9.KKKVK :struk-tur
10.KKVKK :kom-pleks
11.KVKKK :korps

persukuan dalam bahasa daearah( bahasa jawa)

1. V : a-pik
2. VK :an-duk
3. KV :tu-ku
4. KVK :gen-duk
5.KKV :jri-gen
6.KKVK :klam-bi
7.KVKK :ling-lung
8.KKKV :nggo-lek
9.KKKVK :nggeh
10.KKVKK :nyong
11.KVKKK :sirpp

verb


Kata kerja adalah kelas kata yang menyatakan suatu tindakan ,perbuatan. jenis kata ini biasanya menjadi predikat dalam suatu frasa. kata kerja terbagi atas : 1. Kata kerja transitif adalah kata kerja yang membutuhkan objek atau pelengkap sebagai penjelas. contohnya:kata memukul( Andi memukul kucing itu dangan kayu) 2. Kata kerja intransitif adalah kata kerja yang tidak membutuhkan objek di belakangnya sebagai pelengkap untuk menjelaskan kalimat. contohnya :kata tidur ( Anis sedang tidur) kata kerja transitif terbagi atas: a.kata kerja ekatransitif adalah kata kerja dalam kalimat tunggalnya hanya memerlukan objek tanpa diikuti pelengkap,seperti Saya makan nasi goreng b.kata kerja dwitransitif adalah kata kerja dalam kalimat tunggal yang predikatnya memerlukan objek dan pelengkap,seperti Ali membelikan adiknya baju tadi malam kata kerja intransitif terbagi atas: a.kata kerja intransitif berimbuhan,seperti Ibu yang cantik itu menangis b.kata kerja intransitif aus,seperti Saya makan roti,Adik minum susu

adverbia


Adverbia adalah kata yang menjelaskan verba,adjetiva,atau adverbia lain.
1. ADVERBIA DARI SEGI BENTUKNYA
terbagi atas dua macam:
a. Adverbia tunggal dapat dibedakan menjadi dua macam,yaitu.
- Adverbia yang berupa kata dasar,maksudnya adalah adverbia yang hanya terdiri atas satu kata dasar.
contohnya: Sari membeli jilbab baru.
- Adverbia yang berupa kata berafiks,maksudnya adverbia yang diperoleh dengan menambahkan gabungan afiks se-nya atau afiks -nya pada kata dasar.
contonya:* Mereka sesungguhya tidak bersalah.
* Kamu ini pintar juga rupanya.
b. Adverbia gabungan,adverbia ini terdiri atas dua adverbia yang berupa kata dasar. Kedua kata dasar yang merupakan adverbia gabungan itu ada yang berdampingan dan ada pula yang tidak berdampingan, seperti pada contoh berikut.
- adverbia berdampingan: Kami hampir selalu bersama- sama pergi ke kampus.

- adverbia yang tidak berdampingan: Dia sangat sedih sekali mendengar berita itu.
2. ADVERBIA DARI SEGI PERILAKU SINTAKSIS
terbagi atas empat macam:
1. Adverbia yang mendahului kata yang diterangkan,contohnya.
- Ia lebih tinggi daripada adiknya.
- Danau itu sangat indah.
2.Adverbia yang mengikuti kata yang diterangkan,contohnya.
-Jelek benar kelakuannya.
3.Adverbia yang mendahului atau mengikuti kata yang diterangkan,contohnya.
-Mahal amat harga baju-baju itu.
4.Adverbia yang mengikuti dan mendahului kata yang diterangkan,contohnya.
-Saya yakin bukan dia saja yang pandai.

3. ADVERBIA DARI SEGI PERILAKU SEMANTIKNYA
terbagi atas beberapa bagian:
Adverbia kualitatif,adverbia kuantitatif,adverbia limitatif,adverbia frekuantatif,adverbia kewaktuan,dan lain-lain.